Back

Tren Candy di Industri F&B 2026

Industri makanan dan minuman terus berkembang, dan candy menjadi salah satu kategori confectionery yang diproyeksikan memiliki prospek positif pada 2026. Permintaan yang stabil dari berbagai saluran distribusi membuat produk ini tidak hanya dipasarkan melalui retail, tetapi juga menjadi bagian dari kebutuhan distributor, importir, retail modern, serta sektor hospitality dan foodservice.

Kondisi tadi menunjukkan jika kategori confectionery masih mempunyai peluang yang menjanjikan pada pasar B2B. Seiring dengan meningkatnya persaingan pada industri F&B, membuat produsen harus mampu menghadirkan inovasi agar bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Adanya perkembangan tadi membuat kategori tersebut menjadi relevan untuk exhibitor ataupun buyer yang berkeinginan memperluas jaringan bisnisnya, menemukan peluang kerja sama, hingga mengikuti tren industri F&B lewat pameran yang ada.

Prospek Candy di Tahun 2026

Tidak hanya dipasarkan melalui retail modern, kategori ini juga dibutuhkan oleh distributor, importir, perusahaan hospitality, hingga sektor foodservice yang terus berkembang. Luasnya jangkauan pasar tersebut menunjukkan bahwa produk confectionery masih memiliki peran penting dalam mendukung rantai pasok industri makanan dan minuman.

Pertumbuhan pasar candy juga didorong oleh semakin beragamnya kebutuhan pelanggan bisnis terhadap produk yang memiliki kualitas konsisten, kemasan yang menarik, dan pasokan yang stabil. Kondisi ini memberikan peluang bagi produsen untuk memperluas pangsa pasar sekaligus membangun kemitraan dengan distributor, retailer, maupun pelaku foodservice dari berbagai wilayah.

Penerapan strategi distribusi secara tepat, inovasi berkelanjutan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan B2B, membuat kategori confectionery memiliki potensi menjadi salah satu dari segmen yang akan menarik perhatian dari para pelaku industri F&B. Ini yang menjadikannya relevan untuk perusahaan yang berkeinginan memperluas jaringan usahanya.

Faktor yang Mendukung Pertumbuhan Candy pada 2026

Perkembangan kategori candy dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang membuat permintaannya tetap menjanjikan. Adapun beberapa aspek yang bisa mendukung pertumbuhan pasarnya, seperti berikut:

1. Diversifikasi Produk yang Berkembang

Perusahaan terus berupaya menghadirkan berbagai macam varian permen yang berguna menjawab kebutuhan pasar yang kian beragam. Pengembangan rasa, bentuk, ukuran, dan kemasan memberikan nilai tambah sehingga produk mampu menjangkau lebih banyak segmen pelanggan, baik di pasar domestik maupun ekspor.

2. Memperluas Jaringan Distribusi

Jaringan distribusi yang semakin luas akan memberikan kesempatan untuk supplier permen gula di dalam memasuki pasar yang baru. Produk confectionery kini dipasarkan melalui distributor nasional, retail modern, hingga jaringan foodservice yang membutuhkan produk dengan kualitas dan pasokan yang konsisten.

3. Peluang bagi Produk Premium

Selain produk konvensional, kategori seperti hard candy terus berkembang dengan hadirnya berbagai inovasi yang menyasar segmen premium. Kondisi ini membuka peluang bagi produsen untuk menghadirkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

4. Inovasi Kemasan Agar Daya Saing Meningkat

Dalam industri confectionery, kemasan merupakan salah satu faktor yang penting di dalamnya. Berbagai inovasi pada kemasan membantu meningkatkan nilai jual produk sekaligus memudahkan proses distribusi dan penyimpanan di sepanjang rantai pasok.

Selain itu, produk seperti lollipop juga terus mengalami pengembangan desain dan variasi sehingga tetap memiliki daya tarik di berbagai saluran distribusi.

5. Dukungan Kolaborasi Antar Pelaku Industri

Pertumbuhan industri confectionery tidak terlepas dari kolaborasi antara produsen, distributor, importir, retailer, dan foodservice. Hubungan bisnis yang kuat membantu memperlancar distribusi produk sekaligus memperluas peluang pemasaran di berbagai wilayah.

Peluang Candy bagi Exhibitor di Industri F&B

Meningkatnya permintaan produk confectionery membuka peluang yang semakin besar bagi exhibitor untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui pameran industri, produsen dan distributor dapat memperkenalkan berbagai inovasi produk kepada buyer dari sektor retail modern, distributor, importir, hospitality, hingga perusahaan foodservice yang sedang mencari produk baru untuk melengkapi portofolio bisnis mereka.

Selain menjadi media promosi, pameran juga memberikan kesempatan bagi exhibitor untuk memperoleh masukan secara langsung mengenai kebutuhan pasar, preferensi buyer, serta tren yang sedang berkembang di industri makanan dan minuman.

Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam mengembangkan produk, menentukan strategi pemasaran, maupun menyesuaikan kapasitas produksi agar lebih sesuai dengan permintaan pasar. Bagi perusahaan yang ingin memperluas jaringan distribusi, pameran industri juga menjadi tempat yang efektif untuk membangun hubungan dengan mitra bisnis potensial.

Pertemuan secara langsung memungkinkan proses diskusi, negosiasi, hingga penjajakan kerja sama berlangsung lebih efisien, sehingga membuka peluang kemitraan jangka panjang yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis di industri F&B.

Pameran Industri Menjadi Tempat Bertemunya Pelaku Bisnis

Mengikuti pameran F&B menjadi salah satu strategi yang efektif untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus mengikuti perkembangan industri makanan dan minuman. Melalui kategori ini di food expo Indonesia, perusahaan dapat bertemu dengan supplier, distributor, importir, serta berbagai pelaku industri dari dalam maupun luar negeri.

Pameran ini juga mempertemukan buyer horeca, retailer, perusahaan foodservice, dan calon mitra bisnis yang sedang mencari produk confectionery berkualitas. Interaksi secara langsung memberikan peluang untuk membangun kerja sama yang lebih efektif sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas.

Tren candy pada 2026 menunjukkan bahwa kategori confectionery masih memiliki peluang pertumbuhan yang menjanjikan. Didukung oleh inovasi produk, perluasan jaringan distribusi, serta meningkatnya kebutuhan pasar, ini menjadi kategori yang relevan bagi produsen, distributor, exhibitor, maupun buyer di industri makanan dan minuman.

Untuk menemukan peluang bisnis baru sekaligus mengikuti perkembangan industri F&B, hadiri SIAL InterFOOD pada 4–6 November 2026 di JIEXPO Jakarta. Pameran ini menjadi wadah bagi pelaku industri untuk menjalin kemitraan, memperkenalkan inovasi, serta memperluas jaringan bisnis di pasar nasional maupun internasional.

SIAL Admin
SIAL Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This website stores cookies on your computer. Cookie Policy