Beras merupakan salah satu produk kebutuhan pokok yang tidak bisa dihilangkan dari kehidupan masyarakat. Karena banyak yang membutuhkan produk ini maka peluang bisnis beras sangat terbuka lebar dan sangat menjanjikan. Semua pihak yang ikut dalam supply chain F&B bisa ikut menikmati keuntungan dari bisnis ini, contohnya retail modern, produsen, horeca dan distributor.
Untuk yang berminat menjalankan bisnis ini sebaiknya pelajari peranan bisnis ini di industri F&B dan strategi jitu menjalankannya agar bisa sukses menekuni bisnis ini. Informasi seputar bisnis ini bisa dilihat selengkapnya di ulasan berikut ini.
Pentingnya Bisnis Beras pada Industri F&B
Beras mempunyai peran yang tidak kalah penting dengan produk pangan lainnya seperti gandum. Produk ini sangat sulit dihilangkan dari pasaran karena semua kalangan membutuhkannya, mulai dari konsumsi rumah tangga sampai dengan industri F&B.
Semua sektor yang ada di industri F&B membutuhkan pasokan beras yang jumlahnya variatif tergantung skala bisnis yang dijalankan, contohnya usaha kuliner UMKM membutuhkan beras yang jumlahnya lebih sedikit dibanding hotel atau restoran. Meskipun ada perbedaan dalam jumlah pasokan, namun produk ini akan terus dibutuhkan karena tanpa adanya beras akan sulit untuk menciptakan produk dagangan.
Selain itu, industri F&B yang semakin berkembang juga membuka peluang yang besar bagi pelaku bisnis beras untuk menjangkau pasar internasional dan pasar B2B yang membutuhkan lebih banyak pasokan beras dibanding pasar lokal.
Peluang Bisnis Beras dalam Supply Chain F&B
Semua pihak yang ada dalam rantai pasok F&B dapat menikmati keuntungan dari bisnis makanan pokok, bisa berupa beras atau jagung. Berikut ini beberapa contoh pihak yang dapat merasakan keuntungannya.
Produsen
Produsen beras sekarang bisa menjual produk lebih beragam, kalau sebelumnya hanya menjual beras curah atau gabah bisa mencoba membuat produk baru dengan nilai jual yang lebih tinggi. Contohnya membuat beras organik, beras merah, beras premium, beras rendah gula, beras hitam dan lain sebagainya.
Untuk bisa meningkatkan nilai jual produk, produsen bisa mencoba untuk membuat merek sendiri. Kalau sudah mempunyai merek sendiri nantinya bisa mendapatkan posisi yang kuat di pasar modern dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen.
Agar beras atau oat yang dijual lebih berkualitas sebaiknya manfaatkan teknologi canggih yang dapat meningkatkan dan mempertahankan kualitas beras. Contohnya menggunakan teknologi pengeringan, penggilingan dan penyimpanan modern. Penggunaan teknologi-teknologi ini selain bisa menjaga kualitas juga bisa mencegah hilangnya hasil panen.
Distributor
Distributor dalam bisnis beras mempunyai peran yang sangat penting yaitu sebagai penghubung antara produsen dan konsumen. Distributor bisa menyalurkan produk dari produsen langsung ke tangan konsumen rumah tangga, hotel, supermarket dan restoran.
Distributor dapat mengirim beras dalam jumlah yang banyak ke seluruh wilayah yang tidak bisa menghasilkan beras sendiri atau wilayah yang tingkat konsumsinya tinggi. Produk yang bisa dijual distributor tidak sebatas beras biasa saja tapi juga bisa menjual beras premium atau oatmeal yang saat ini laku sekali di pasaran.
Horeca
Peluang bisnis produk ini juga ikut dirasakan para pelaku dan buyer horeca. Mereka bisa mendapatkan lebih banyak konsumen berkat bisnis ini. Dengan pasokan beras yang memadai, pelaku horeca jadi bisa memenuhi permintaan konsumen dan bisa membuat inovasi baru dari berbagai varian jenis beras premium yang ada saat ini.
Contohnya membuat menu masakan unik dari beras merah atau beras hitam. Selain itu, pelaku usaha juga bisa mencoba membuat menu yang sehat seperti nasi goreng dari beras rendah gula. Produk seperti ini sangat diminati masyarakat modern yang suka mengonsumsi makanan bergizi dibandingkan makanan yang lezat. Dengan menjual produk yang berbeda-beda maka jangkauan pasar menjadi lebih luas dan peluang memperoleh konsumen baru lebih besar.
Retail Modern
Semua pihak yang termasuk dalam retail modern seperti minimarket, supermarket dan hypermarket bisa meraup banyak uang dari bisnis beras. Bisnis ini akan membuka peluang untuk menjual produk lebih berkualitas yang menghasilkan lebih banyak laba. Retail modern bisa menjual beras dengan kualitas, kategori dan ukuran yang berbeda-beda.
Contohnya menjual beras organik, beras premium atau beras kesehatan dengan kemasan berbeda-beda, mulai dari 1 kg sampai 5 kg. Keragaman produk ini akan mempermudah konsumen untuk bisa mendapatkan beras sesuai kebutuhan.
Strategi Jitu Menjalankan Bisnis Beras
Bisnis menjual beras bisa berkembang pesat jika produk yang dijual mempunyai kualitas yang bagus. Anda harus bisa menjual beras yang bersih, mempunyai kadar air dan gula yang rendah, mempunyai warna yang putih bersih atau warna yang seragam dan hasilnya bagus kalau dimasak.
Kalau bisa menyediakan produk dengan kualitas yang bagus maka akan mudah mendapatkan konsumen meskipun produk yang ditawarkan dijual dengan harga yang mahal. Selain kualitasnya harus bagus juga perlu memperkenalkan beras ke masyarakat luas. Caranya bisa melalui pameran F&B, pameran ini merupakan ajang untuk memperkenalkan berbagai macam jenis produk makanan dan minuman.
Anda dapat mengikuti pemeran atau food expo Indonesia yang sudah terkenal agar banyak yang mengenal produk Anda. Salah satu pameran atau festival yang bisa diikuti dalam waktu dekat ini ada satu yaitu SIAL Interfood.
Pemeran ini diadakan tanggal 4-6 November 2026 di JIEXPO Jakarta. Anda bisa menyewa stan di lokasi yang strategis untuk mengenalkan bisnis beras yang Anda jalani. Dapatkan banyak pengunjung yang berpotensi menjadi konsumen baru dari pameran ini.